Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif

Pembahasan kita kali ini yakni Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif. Melati merupakan tanaman bunga hias berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Di Italia melati casablanca (Jasmine officinalle), yang disebut Spansish Jasmine ditanam tahun 1692 untuk di jadikan parfum.

Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif

Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif

Tahun 1665 di Inggris dibudidayakan melati putih (J. sambac) yang dikenalkan oleh Duke Casimo de’ Meici. Dalam tahun 1919 ditemukan melati J. parkeri di kawasan India Barat Laut, Kemudian dibudidayakan di Inggris pada tahun 1923.

Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di semua wilayah Nusantara. Nama-nama daerah untuk melati ialah

  • Menuh (Bali),
  • Meulu cut atau Meulu Cina (Aceh),
  • Menyuru (Banda),
  • Melur (Gayo dan Batak Karo),
  • Manduru (Menado),
  • Mundu (Bima dan Sumbawa)
  • Manyora (Timor), dan
  • Malete (Madura).

Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif

Berikut level pembudidayaan melati

A. Pembibitan

1. Teknik Penyemaian Benih

Tancapkan setiap stek pada medium semai 10 – 15 cm / sepertiga dari panjang stek. Tutup permukaan wadah persemaian dengan lembar plastik bening (transparan) supaya udara konsisten lembab.

2. Pemeliharaan Pembibitan / Penyemaian

a. Penyiapan tempat semai

  • Siapkan daerah / wadah semai berupa pot berukuran besar / polybag, medium semai (campuran tanah, pasir steril / bersih).
  • Periksa dasar wadah semai dan kasihlah lubang kecil untuk pembuangan air yang berlebihan.
  • Isikan medium semai ke dalam wadah hingga cukup penuh / setebal 20 – 30 cm. Siram medium semai dengan air bersih hingga basah.

b. Pemeliharaan bibit stek:

  • Lakukan penyiraman secara kontinu 1 – 2 kali sehari.
  • Usahakan bibit stek mendapat sinar matahari pagi.
  • Pindahkan tanaman benih stek yang sudah berakar cukup kuat (usia 1 – 23 bulan) ke dalam polybag berisi medium tumbuh campuran tanah, pasir dan pupuk organik (1:1:1).
  • Pelihara bibit melati secara intensif (penyiraman, pemupukan dan penyemprotan pestisida dosis rendah) sampai benih berumur 3 bulan.
B. Pengolahan Media Tanam

1. Pembukaan Lahan

  • Bersihkan lokasi untuk kebun melati dari rumput liar (gulma), pohon-pohon yang tak berguna / batu-batuan agar mudah pengelolaan tanah.
  • Olah tanah dengan cara di cangkul / dibajak sedalam 30 – 40 cm sampai gembur, kemudian biarkan kering angin selama 15 hari

Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif

2. Pembentukan Bedengan

Menyusun bedengan selebar 100 – 120 cm, tinggi 30 – 40 cm, jarak antara bedeng 40 – 60 cm dan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan.

3. Pengapuran

Tanah yang pH-nya masam dapat dibenarkan via pengapuran, misalnya dengan kapur kalsit (CaCO3) dolomit CaMg (CO3)2, kapur bakar (Quick lime, CaO) / kapur hidrat (Slakked lime, Ca(OH)2. Fungsi / kegunaan pengapuran tanah masam ialah untuk menaikan pH tanah, serta untuk menambah faktor-unsur Ca dan Mg.

4. Pemupukan

Tebarkan pupuk kandang di atas permukaan tanah, kemudian campurkan secara merata dengan lapisan tanah atas. Pupuk sangkar dimasukkan pada setiap lubang tanam sebanyak 1 – 3 kg. Dosis pupuk kandang berkisar antara 10 – 30 ton/hektar. Lubang tanam dijadikan ukuran 40 x 40 x 40 cm dengan jarak antar lubang 100 – 150 cm. Penyiapan lahan sebaiknya dilaksanakan pada musim kemarau / 1 – 2 bulan sebelum musim hujan.

Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif

C. Teknik Penanaman

1. Penentuan Pola Tanam

Sebulan sebelum tanam, benih melati diadaptasikan dahulu disekitar kebun. Lahan kebun yang siap ditanami diberikan pupuk dasar terdiri atas 3 gram TSP ditambah 2 gram KCI per tanaman. Sekiranya setiap hektar lahan terdapat sekitar 60.000 lubang tanam (jarak tanam 1,0 m x 1,5 m), keperluan pupuk dasar terdiri atas 180 kg TSP dan 120 kg KCI. Bersama pemberian pupuk dasar dapat ditambahkan “pembenah dan pemantap tanah” semisal Agrovit, stratos / asam humus Gro-Mate .

2. Pembuatan Lubang Tanam

Bibit melati dalam polybag disiram medium tumbuh dan akar-akarnya. Tiap lubang tanam ditanami satu benih melati. Tanah dekat pangkal batang bibit melati dipadatkan pelan-perlahan agar akar-akarnya kontak segera dengan air tanah.

3. Sistem Penanaman

Jarak tanam bisa bervariasi, tergantung pada bentuk tradisi budidaya, kesuburan tanah dan macam melati yang ditanam, format tradisi perkebunan jarak tanam umumnya ialah 1 x 1,5 m, sedang macam lainnya merupakan 40 x 40 cm, 40 x 25 cm dan 100 x 40 cm.

Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif

D. Pemeliharaan Tanaman
1. Penjarangan dan Penyulaman

Sistem penyulaman yakni dengan mengganti tanaman yang mati / tumbuhan tidak normal dengan benih yang baru. Teknik penyulaman prinsipnya sama dengan tata laksana penanaman, hanya saja dikerjakan pada lokasi / blok / lubang tanam yang benihnya perlu diganti.

Periode penyulaman sebaiknya tidak lebih dari satu bulan setelah tanam. Penyulaman seawal mungkin bertujuan supaya tidak menyulitkan pemeliharaan tanam selanjutnya dan pertumbuhan tanam menjadi seragam. Variasi penyulaman sebaiknya dilakukan pada pagi / petang hari, ketika sinar matahari tak terlalu terik dan temperatur udara tak terlalu panas.

2. Penyiangan

Pada usia satu bulan sesudah tanam, kebun melati kerap ditumbuhi rumput- rumput liar (gulma). Rumput liar ini menjadi pesaing tanaman melati dalam pemenuhan keperluan sinar sang surya, air dan elemen hara.

Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif

3. Pemupukan

Pemupukan tanaman melati dilakukan tiap tiga bulan sekali. Sistem dan dosis pupuk yang diaplikasikan terdiri atas Urea 300 – 700 kg, STP 300 – 500 kg dan KCI 100 – 300 kg/ha/tahun. Pemberian pupuk bisa dikerjakan dengan sistem disebar merata dalam parit di antara barisan tanaman / sekeliling tajuk tanaman sedalam 10 – 15 cm, kemudian ditutup dengan tanah.

Pemupukan bisa pula dengan sistem memasukan pupuk ke dalam lubang tugal di sekeliling tajuk tanaman melati. Ragam pemupukan yakni sebelum melakukan pemangkasan, ketika berbunga, cocok panen bunga dan pada saat pertumbuhan kurang prima.

Pemberian pupuk bisa meningkatkan produksi melati, terpenting ragam pupuk yang kaya elemen fosfor (P), seperti Gandasil B (6-20-30) / Hyponex biru (10-40-15) dan waktu penyemprotan pupuk daun dikerjakan pada pagi hari (Pukul 09.00) atau petang hari (pukul 15.30 – 16.30) atau saat sang surya tak terik menyengat.

Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif

4. Pengairan dan Penyiraman

Pada fase permulaan pertumbuhan, tanaman melati memerlukan ketersediaan air yang memadai. Pengairan perlu secara kontinyu tiap-tiap hari sampai tanaman berumur kurang lebih 1 bulan. Pengairan dijalankan 1 – 2 kali sehari yaitu pada pagi dan petang hari. Cara pengairan adalah dengan disiram air bersih tiap tanam sampai tanah di sekitar perakaran cukup basah.

5. Variasi Penyemprotan Pestisida

Zat perangsang / zat pengatur Tumbuh (ZPT) dapat diaplikasikan untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi bunga, zat perangsang bunga yang berakibat bagus kepada pembungaan melati merupakan Cycocel (Chloromiguat) dan Etherel. Tanaman melati yang di semprot dengan Cycocel berkonsentrasi 5.000 ppm memberikan hasil bunga yang paling tinggi, ialah 1,45 kg/ tanaman.

Metode pemberiannya: zat perangsang bunga disemprotkan pada semua komponen tanaman, terlebih komponen ujung dan tunas-tunas pembungaan. Konsentrasi yang disarankan 3.000 –5.000 ppm untuk Cycocel atau 500 – 1.500 ppm seandainya diterapkan Ethrel.

Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif

6. Lain-lain

Tanaman melati lazimnya tumbuh menjalar, kecuali pada sebagian tipe melati, seperti varietas Grand Duke of tuscany yang variasi pertumbuhannya tegak. Tinggi pemangkasan amat tergantung pada variasi melati, variasi melati putih (J.sambac) dapat di pangkas pada ketinggian 75 cm dari permukaan tanah, meskipun ragam melati Spnish Jasmine (J. officinale var. grandiflorum) setinggi 90 cm dari permukaan tanah.

Demikian info berkaitan dengan Empat Langkah Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Melati yang Efektif, semoga artikel ini bermanfaat buat sahabat semua. Kami berharap postingan ini dibagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*